Indeks Kitab

Kitab Nadhom Jurumiyyah Makna Jawa

Karya KH. Mahmud Muhtar Cirebon.
Kitab jurumiyah merupakan salah satu kitab favorit dalam mempelajari ilmu nahwu di kalangan santri pondok pesantren, selain ringkas, kitab ini juga bisa terbilang lengkap untuk ukuran kitab kecil. Membahas ilmu nahwu yang disusun dengan syi'ir jawa.

Ulama' atau kyai di pulau jawa punya kebiasaan dan sudah menjadi sebuah tradisi membuat nadhoman dalam tulisan pegon jawa. Tujuan utamanya adalah untuk memudahkan setiap santri ataupun anak yang ikut mempelajari suatu ilmu, tak terkecuali ilmu nahwu. Jurumiyah sendiri menjadi pelajaran wajib bagi pondok pesantren berbasis salaf bahkan pondok modern sekalipun.
Banyak juga ulama' yang merubah redaksi isi kitab ini guna mempermudah memahami ilmu sesuai dengan kondisi santri yang menjadi tanggung jawabnya.

Cuplikan isi kitab ini sebagai berikut:
Bab Kalam, kalam yoiku susunane suworo # Wong kang nejo maidahi maring siro
Jure kalam iku ono telu werno # isim, fi'il, huruf kang duwe ma'no
Akamate isim manjinge alif lam # Tanwin khofed, huruf khofed, huruf qosam
Huruf khofed yoiku min, fi, 'an, 'ala # koyo mengkunu rubba, ba', kaf, lam, ila
Huruf qosam ono telu wawu, ba, ta, # tegese huruf kanggo sumpah supoto
Alamate fi'il iku ono papat # min, saufa, qod, ta' ta'nits tanpo harokat
Alamate huruf iku ora patut # Alamate isim, fi'il kang kasebut.

Terimakasih telah membaca  Kitab Nadhom Jurumiyyah Makna Jawa ,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Kitab Nadhom Jurumiyyah Makna Jawa  (PDF)

 

PENULIS              

:

KH. Mahmud Muhtar Cirebon

 

 

PENERJEMAH   

:

-----------

     

 

PENERBIT           

:

-----------

   

 

TAHUN                

:

-----------

       

 

Tebal                  

:

14  halaman (PDF)

       

 

               

 

               

 

                         

 

Lihat Kitab

Kitab Hasyiyah Ibrahim Al-Bajuri - Makna Pesantren

Karya karangan Syaikh Burhanuddin Ibrahim al Baijuri bin Syaikh Muhammad al Jizawi bin Ahmad, atau lebih dikenal dengan nama Syaikh Ibrahim al Baijuri,ulama klasik madzhab syafi’i yang karyanya sampai saat ini masih bisa kita pelajari sampai saat ini. Beliau lahir pada tahun 1198 H/1783 M, di Desa Bajur atau Baijur, pusat Distrik al-Munufiyah Mesir. Imam al-Bajuri wafat pada Kamis, 28 Dzulqa‘dah 1276 H/19 Juli 1860 M.
Jenazahnya dishalatkan di Masjid al-Azhar asy-Syarif dan dikuburkan di kawasan Qurafah al-Kubra (al-Mujawarin).

Kitab Al Bajuri ini merupakan kitab penjelas atau kitab syarah fathul qarib mujib, dan fathul qarib sendiri merupakan kitab syarah dari matan ghayah wa taqrib. Adapun isi kitab Al Bajuri memuat kaidah ilmu fiqh dengan isi yang lengkap, dan kitab ini menjadi rujukan utama untuk dipelajari santri di pondok pondok pesantren madzhab syafi’i. Dalam kitab ini dibahas beberapa hukum ilmu fiqih yang diulas secara detail seperti Bab Thaharah atau bersuci, bab Zakat, Bab Sholat, Bab Jinayat sampai dengan Bab Jual Beli.

Dengan membaca kitab Hasyiyah Ibrahim Al Baijuri kita akan lebih mudah dalam mempelajari dan memahami kitab Fathul Qarib. Terlebih dari itu, kitab Hasyiyah ini banyak menjadi rujukan para ulama dalam menetapkan hukum-hukum Islam kontemporer yang terjadi dewasa ini.

Terimakasih telah membaca  Kitab Makna Pesantren Hasyiyah Ibrahim Al-Bajuri ,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. 
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Kitab Makna Pesantren Hasyiyah Ibrahim Al-Bajuri  (PDF)

 

PENULIS              

:

Syaikh Burhanuddin Ibrahim al Baijuri bin Syaikh Muhammad al Jizawi bin Ahmad

 

 

PENERJEMAH   

:

-----------

     

 

PENERBIT           

:

-----------

   

 

TAHUN                

:

-----------

       

 

Tebal                  

:

396  halaman (PDF)

       

 

               

 

               

 

                         

 

Lihat Kitab

Kitab Irsyadul Ibad-Makna Pesantren

Karya Syaikh Zaynuddin bin Abdul Aziz bin Zaynuddin bin ‘Ali al-Ma’bari al-Malibari, ulama yang berasal dari India.
Nama lain beliau adalah Makhdum Tangal atau Zainuddin al Tsani. Lahir di Wilayah Malabar India Selatan.
Beliau wafat di India juga tepatnya di Funnan pada tahun 972 H atau 987 Hijriyah, bersamaan dengan tahun 1579 Masehi.

Kumpulan hadits tentang berbagai macam perkara keagamaan. Bagian awal pembahasan berupa masalah iman dan sebab yang membuat seseorang menjadi murtad. Dilanjutkan dengan uraian hadits-hadits yang menjelaskan tentang bersuci (Toharaoh) beserta ragam tata caranya, mulai dari wudhu, mandi wajib, mandi biasa, hingga tayammum. Kemudian diuraikan pula tentang fadhilah (keutamaan) zikir dan berbagai macam ibadah shalat.
Dari shalat fardhu sampai shalat sunnah, beserta bacaan-bacaannya.

Keunikan kitab ini diantaranya adalah permulaan pembahasannya. Jika kitab fiqh klasik pada umumnya diawali dengan bab thaharah dilanjut sholat dan sebagainya, maka dalam kitab irsyadul Ibad dimulai dengan pembahasan Iman. Permulaan pembahasan Iman ini memiliki tujuan agar setiap muslim mengingatkan dirinya sendiri tentang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Terimakasih telah membaca  Kitab Makna Pesantren Irsyadul Ibad,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. 
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

 

IDENTITAS KITAB

             
                 

JUDUL                  

:

Kitab Makna Pesantren Irsyadul Ibad (PDF)

 

PENULIS              

:

Syaikh Zaynuddin bin Abdul Aziz bin Zaynuddin bin ‘Ali al-Ma’bari al-Malibari

   

PENERJEMAH   

:

-----------

       

PENERBIT           

:

-----------

     

TAHUN                

:

-----------

         

Tebal                  

:

120  halaman (PDF)

         
                         

 

Lihat Kitab

Buku Kisah Ulama Kondang

(Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Imam Bukhori, Imam Muslim, Imam Ghazali, Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani)

Imam Muhammad bin Idris Ibn al-Abbas Asy Syafi'i lebih terkenal dengan nama Imam Syafi'i, pendiri Madzhab Syafi'i. Orang besar ini lahir pada tahun 150 H (767 M) di Ghuzat dan wafat pada hari jum'at akhir bulan Rojab tahun 204 H (821 M) di Mesir.  Sejarah hidupnya sangat cemerlang, dimulai dengan hafal Al-Qur'an pada usia 9 tahun. Beliau pernah hidup bertahun-tahun di tengah-tengah masyarakat Baduwi (pedalaman) untuk mempelajari kemurnian Bahasa Arab.
Beliau melakukan perjalanan study ke Mekkah, Madinah, Irak, dan Mesir.

Imam Syafi'ilah pencipta ilmu Ushul Fiqhi, peneliti dan penyaring Hadits Nabi yang ratusan ribu jumlahnya, hingga terkenal di kalangan ahli hadits sebagai "Nashirus Sunnah" (Pembela dan penolong sunnah Nabi SAW). Selama dalam masa study, Beliau menulis berpuluh-puluh karangan, yang paling terkenal ialah "Al-Umm" setebal 2.113 halaman dan "Ar-Risalah" setebal 670 halaman. Al-Umm adalah kitab hasil penelitian dan ijtihadnya dalam bidang Fiqh, yang bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan penyelidikan paling mendalam. Sedangkan Ar-Risalah adalah karya di bidang ushul fiqh.

  • Penerbit              : Pustaka 'Azm
  • Penyusun           : Muhammad Syakur
  • Kertas                 : HVS/Soft Cover
  • Tebal                   : 90 Hlm.
  • Ukuran                : 10,5 x 16 Cm.

       Harga : Rp. 12.000

Pesan via WA 0819-3704-6356
Atau klik : http://bit.ly/Salafsoleh

Lihat Kitab

Buku Dalil – Dalil Para Da’i Masa Kini

(Bekal Ceramah dalam Berbagai Macam Acara Kemasyarakatan)

Sudah seharusnya para Da'i perlu memahami metode dan orientasi dakwah secara baik sehingga nilai-nilai normatif dakwah tepat sasaran dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Dan itu semua membutuhkan dalil-dalil yang valid dan terpercaya, agar dunia Dakwah secara diametral sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam yang bernuansa ilmiah, ta'lim ta'allum dan mengandung mauidzah Hasanah yang berbobot.

Buku yang anda pegang saat ini, berisikan dalil-dalil ceramah di berbagai acara kemasyarakatan, sekaligus dilengkapi dengan referensi yang valid dan terpercaya.

Semoga bermanfaat...!

 

  • Penerbit              : Pustaka 'Azm
  • Penyusun           : Muhammad Syakur
  • Kertas                 : HVS/Soft Cover
  • Tebal                   : 128 Hlm.
  • Ukuran                : 10,5 x 16 Cm.


    Harga : Rp. 15.000,-

 

Pesan via WA 0819-3704-6356
Atau klik : http://bit.ly/Salafsoleh

Lihat Kitab

Kitab Makna Pesantren Mukhtashar Jiddan

Karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, guru Syaikh Mahfudz Tremas, yang hingga kini masih dijadikan rujukan mempelajari ilmu Nahwu adalah Mukhtashor Jiddan, yang artinya, ringkes banget. Kitab Mukhtashor Jiddan merupakan syarah (penjelas) paling ringkas dari Kitab Ajurumiyah yang dikarang oleh Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Muhammad Shonhaji Ajurum, yang lebih populer dengan sebutan Shonhaji bin Ajurum.

Menurut Syaikh Zaini Dahlan, siapapun yang ingin mempelajari ilmu tertentu (fan), dia harus mampu bertashawwur (menjelaskan secara deskriptif) akan ilmu yang hendak dipelajari supaya ia mudah menangkap inti dari apa yang dia pelajari. Ada yang 10 hal yang harus dipelajari seorang murid. Hal ini beliau tulis di halaman ke-2 Kitab Mukhtashor Jiddan. Karena itulah, agar kita mudah mempelajari bahasa Arab  modal utama mempelajari Al-Qur'an dan Hadits, maka, ilmu Nahwu harus dipelajari lebih awal. Sama sekali tidak disarankan bagi mereka yang mempelajari agama Islam hanya bermodal terjemah. Dengan Nahwu, kita akan mudah mengetahui struktur kalimat berbahasa Arab, mulai dari irab, bina', amil nawasikh, hadzful a'id dan lainnya. Dengan mengusai ilmu ini, Syaikh Zaini Dahlan berharap kita tidak salah memahami firman Allah dan sabda Rasulullah SAW. 

Terimakasih telah membaca  Kitab Makna Pesantren Mukhtashar Jiddan,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.  Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

               
                 

JUDUL                  

:

 Makna Pesantren Mukhtashar Jiddan  (PDF)

           

PENULIS               

:

 Sayyid Ahmad Zaini Dahlan

           

PENERJEMAH    

:

             

PENERBIT           

:

             

TAHUN                

:

             

Tebal                  

:

 29  halaman (PDF)

           

 

 

Lihat Kitab

Kitab Makna Mukhtashar Ibnu Abi Jamrah

Karya Syaikh Abu Muhammad Abdullah bin Sa’d bin Abi Jamroh al Azdi.
Beliau merupakan seorang ulama arifin yang diberikan banyak karamah seperti mustajabah do’a. Ada sebuah kisah nyata yang dialami salah seorang murid beliau yaitu bermimpi bahwa melihat Abi Jamroh sedang duduk pada sebuah kursi dan menggunakan pakaian kebesaran (khil’ah). Sementara disekeliling Abi Jamroh adalah para Nabi dan sahabat sedang berdiri memberi hormat.

Setelah terbangun dari tidur, sang murid tersebut selalu merasa gelisah dan penasaran kenapa para Nabi berdiri memberi hormat kepada Abi Jamrah. Akhirnya, mimpi ini diceritakan kepada gurunya. Dan jawaban yang diberikan oleh gurunya adalah Para Nabi berdiri karena menghormati sosok orang yang telah memakaikan baju kebesaran tersebut kepada Abi Jamroh yaitu Nabi Muhammad.

Kitab yang sangat terkenal di dunia ini, khususnya di Indonesia adalah Kitab Hadits Abi Jamroh.
Kitab ringkasan dari Sahih Bukhari yang paling singkat dan rapi. Oleh sebab itu, Kitab Abi Jamroh ini menjadi kitab pilihan kebanyakan pelajar untuk dihafal, terdapat 294 Hadis yang bertemakan berbagai bidang seperti keimanan, ibadah, adab, kisah hikmah, pembersihan hati dan lain sebagainya.

Kitab Abi Jamroh ini banyak disyarah oleh ulama ulama lain. Dan salah satu kitab syarahannya yang terbaik adalah karya seorang ulama Al Azhar Mesir yaitu Al-Allamah Asy-Syaikh Muhammad bin Ali Asy-Syafi’i.

Terimakasih telah membaca  Kitab Makna Pesantren Mukhtashar Ibnu Abi Jamrah,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.  Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

               
                 

JUDUL                  

:

 Makna Pesantren Mukhtashar Ibnu Abi Jamrah  (PDF)

           

PENULIS               

:

 Syaikh Abu Muhammad Abdullah bin Sa’d bin Abi Jamroh al Azdi

           

PENERJEMAH    

:

             

PENERBIT           

:

             

TAHUN                

:

             

Tebal                  

:

 48  halaman (PDF)

           

 

Lihat Kitab

Kitab Makna Pesantren Minhajul Abidin

Karya monumental Hujjatul Islam Imam Ghazali, yang mengupas tentang tahapan-tahapan menuju kesempurnaan ibadah seorang muslim.
Di Pondok pesantren, kitab ini biasanya masuk dalam pembelajaran untuk meningkatkan ketaatan santri dalam beribadah, serta bimbingan ruhaniyah.

Selain kitab Minhajul Abidin, ada deretan kitab karya Imam Ghazali yang juga sering kita temukan dikaji di lembaga pesantren, misalnya kitab Ihya’ Ulumiddin, Kitab, Ayyuhal Walad, al-Munqidz Min al-Dholal, Bidayatul Hidayah, hingga al-Mustasyfa dan lan sebagainya.

Tujuh Tahapan dalam Kitab Minhajul Abidin.
Jika dilihat dari ulasannya, sesuai dengan judulnya “Minhaju” yang berarti Pedoman, dan “al-Abidin” yang berarti para hamba-hamba Allah SWT. Beliau memberikan tujuh tangga dan tahapan bagi seorang muslim agar dapat mencapai kesempurnaan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Adapun tahapan-tahapan dan tangga yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Tahap ilmu dan makrifat
  • Tahap taubat
  • Tahap godaan
  • Tahap Rintangan Dalam Beribadah
  • Tahap dorongan dan motivasi
  • Tahap menghindari faktor-faktor perusak ibadah
  • Tahap Syukur.

Terimakasih telah membaca  Kitab Makna Pesantren Minhajul Abidin,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. 
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

               
                 

JUDUL                  

:

 Makna Pesantren Minhajul Abidin  (PDF)

           

PENULIS               

:

 Imam Abu Hamid bin Muhammad Al-Ghazali At-Thusi

           

PENERJEMAH    

:

             

PENERBIT           

:

Hidyatut Thullab

           

TAHUN                

:

             

Tebal                  

:

 95  halaman (PDF)

           

 

 

Lihat Kitab

Kitab Makna Pesantren Kifayatul Ashhab

Karya dari Syaikh Abdulloh bin zaini bin Uzair jetak Demak, ini merupakan penjelasan dari kitab Qowaidul I’rob karya Syaikh Yusuf bin Abdul Qodir al barnawi.
Ilmu nahwu dan ilmu shorof  diciptakan  bertujuan menjaga kesalahan lisan dalam mengucapkan kalam arab serta sebagai penghantar memahami ilmu-ilmu agama islam  seperti ilmu fiqh ,ilmu tauhid ,  ilmu tashowwuf , terlebih untuk memahami kandungan makna Al-Qur’an dan Al-hadits.

Kitab “ Qowaidul i’rob “ merupakan karya luhur  Syaikh Yusuf bin Abdul Qodir al barnawi yang memuat kaedah-kaedah dalam menerangkan i’rob , yang merupakan salah satu cabang dari ilmu Nahwu yang harus di pelajari oleh para santri  supaya dapat memahami secara benar al qur’an dan hadits , dan terhindar dari kesalahan dalam lafadz al qur’an sebagaimana sabda Nabi dan atsar para sahabat  .

أَعْرِبُوْا الكَلاَمَ كَيْ تَعْرِبُوْا القُرْأَنَ

“ i’robilah kalam supaya kalian bisa mengi’robi Al qur’an .”

Sayyidina Umar al Khottob   berkata ;

لِأَنَّ إِعْرَابَ أَيَةٍ مِنَ القُرْأَنِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَحْفَظَ أَيَةٍ بِلاَ إِعْرَابٍ

“ Sesungguhnya mengi’robi satu ayat saja dari Al qur’an itu lebih kusukai dari pada aku hafal satu ayat tanpa dengan i’rob .”

Terimakasih telah membaca  Kitab Makna Pesantren Kifayatul Ashhab,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

               
                 

JUDUL                  

:

 Makna Pesantren Kifayatul Ashhab fi Halli Nadhmi Qawa'idil I'rab  (PDF)

           

PENULIS               

:

 Syaikh Abdullah Zaini bin Muhammad Aziz Al-Jathawi

           

PENERJEMAH    

:

             

PENERBIT           

:

             

TAHUN                

:

             

Tebal                  

:

 67  halaman (PDF)

           

 

 

 

Lihat Kitab

Buku Kisah Indah Para Pecinta Rasulullah SAW

Dikisahkan pada suatu hari Al-Faruq Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali diriku sendiri. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab: "Tidak, demi Allah, sehingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri. Maka berkatalah Umar, "Demi Allah, sekarang engkau lebih aku cintai dari pada diriku sendiri!" (HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya)

Buku kecil ini berisikan 38 kisah indah para pecinta Rasulullah SAW. Harapannya, dengan membaca buku ini akan menambah kecintaan kita kepada sosok Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

  • Penerbit : Pustaka 'Azm
  • Penulis   : Abu Najih Ukasyah
  • Kertas     : HVS/Soft Cover
  • Ukuran   : 10,5 x 16 CM (Saku)az
  • Tebal      : 132 Hlm.

Harga : Rp. 15.000

 

Pesan via WA 0819-3704-6356
Atau klik : http://bit.ly/Salafsoleh

Lihat Kitab